"Bumi Sedang Demam, Kapan Hujan Turun?"

LITERASI • 15 September 2026
"Bumi Sedang Demam, Kapan Hujan Turun?"
Pernahkah kamu merasa sangat gerah hingga seragammu basah kuyup oleh keringat saat jam istirahat atau sepulang sekolah? Cuaca bulan September ini memang terasa lebih ekstrem dari tahun-tahun sebelumnya. Matahari seolah bersinar tepat di atas kepala kita.

Sebenarnya, yang sedang kepanasan bukan hanya kita, tetapi juga planet ini. Bumi kita sedang "demam". Layaknya tubuh manusia yang demam karena infeksi bakteri, Bumi demam karena lapisan atmosfernya tertutup oleh terlalu banyak "Gas Rumah Kaca" (seperti gas karbon dioksida dari asap kendaraan dan gas metana dari tumpukan sampah makanan di TPA). Gas-gas ini memerangkap panas matahari sehingga tidak bisa memantul kembali ke luar angkasa.

Lalu, apa obat penurun panas untuk Bumi? Jawabannya adalah pohon! Pohon bernapas dengan menyerap gas karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen yang sejuk. Itulah mengapa proyek Adiwiyata sekolah kita sangat berfokus pada pembibitan dan penanaman pohon buah. Setiap satu bibit pohon mangga atau jambu yang berhasil kita tanam menggunakan pupuk dari dekomposter sekolah, berarti kita sedang memberikan satu dosis obat penurun panas untuk Bumi.

Daftar Tantangan Refleksi

Soal Ke-1 Esai
+ 5 Poin Max

Berdasarkan teks, gas apa saja yang diibaratkan sebagai penyebab penyakit "demam" pada Bumi?

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-2 Esai
+ 10 Poin Max

Teks mengibaratkan penanaman pohon buah di sekolah sebagai "obat penurun panas". Berdasarkan logikamu dari bacaan, bagaimana cara kerja pohon dalam menurunkan suhu Bumi?

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-3 PG Kompleks
+ 10 Poin Max

ari tindakan di bawah ini, manakah yang patut diapresiasi karena secara langsung membantu menyembuhkan "demam" Bumi di lingkungan sekolah? (Pilih lebih dari satu jawaban yang benar!)

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.