Jangan Dibuang! Tren Eco-Brick Ubah Bungkus Jajan Jadi Bata

LITERASI 01 September 2026
Jangan Dibuang! Tren Eco-Brick Ubah Bungkus Jajan Jadi Bata
am istirahat telah usai. Di mejamu, tertinggal beberapa bungkus plastik bekas ciki dan permen. Kamu ingat bahwa benda plastik seperti ini dilarang keras dimasukkan ke dalam dekomposter sekolah karena tidak bisa dihancurkan oleh bakteri. Lalu, apakah plastik ini hanya akan berakhir menjadi sampah abadi di bumi? Tentu tidak! Ada tren gaya hidup ramah lingkungan bernama Eco-Brick yang sedang hits. Eco-Brick berasal dari kata ecology (lingkungan) dan brick (bata). Ini adalah cara cerdas mendaur ulang sampah plastik. Caranya sangat mudah: kamu hanya perlu menyiapkan satu botol air mineral plastik kosong yang bersih dan kering. Lalu, potong kecil-kecil semua bungkus jajan plastikmu, dan masukkan ke dalam botol tersebut.Gunakan tongkat kayu untuk memadatkan potongan plastik di dalam botol hingga benar-benar keras dan padat seperti batu bata. Botol-botol padat inilah yang disebut Eco-Brick. Jika dikumpulkan dalam jumlah banyak, botol-botol ini bisa disusun dan direkatkan menjadi kursi taman, meja, bahkan tembok bangunan! Daripada membuang bungkus jajan sembarangan, tren Eco-Brick menyulap sampah menjadi barang yang bermanfaat.

Daftar Tantangan Refleksi

Soal Ke-1 Esai
+ 5 Poin Max

Selain sampah bungkus plastik jajan, apa bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat sebuah Eco-Brick?

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-2 Esai
+ 10 Poin Max

Mengapa bungkus plastik jajan harus dijadikan Eco-Brick alih-alih dicampur bersama sisa makanan ke dalam dekomposter sekolah? Jelaskan perbedaan penanganannya!

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-3 PG Kompleks
+ 10 Poin Max

Manakah pernyataan yang benar tentang proses dan manfaat pembuatan Eco-Brick?

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.