Berbeda Pendapat Bukan Berarti Bermusuhan
LITERASI
•
18 August 2026
Dalam sebuah kerja kelompok, Dito dan Rafi memiliki pendapat yang berbeda.
Dito ingin membuat poster dengan banyak gambar agar terlihat menarik. Sementara itu, Rafi berpendapat bahwa poster sebaiknya menggunakan lebih banyak tulisan agar informasi yang disampaikan lebih lengkap.
"Aku rasa idemu kurang bagus," kata Dito.
Rafi merasa tidak dihargai. Ia hampir saja meninggalkan kelompok karena mengira Dito tidak menyukai idenya.
Namun, sebelum masalah menjadi lebih besar, ketua kelompok meminta mereka menjelaskan alasan masing-masing.
Dito menjelaskan bahwa ia ingin poster mudah menarik perhatian orang yang melihatnya. Rafi menjelaskan bahwa ia ingin informasi dalam poster tetap lengkap dan mudah dipahami.
Setelah berdiskusi, mereka menemukan jalan tengah. Poster dibuat dengan gambar yang cukup menarik, tetapi tetap memiliki tulisan yang menjelaskan informasi penting.
Dito kemudian berkata kepada Rafi, "Ternyata kita sebenarnya punya tujuan yang sama. Kita sama-sama ingin poster kelompok kita bagus."
Rafi tersenyum. Ia menyadari bahwa perbedaan pendapat tidak selalu berarti seseorang sedang menyerang atau merendahkan kita.
Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Yang penting adalah bagaimana kita menyampaikan pendapat, mendengarkan orang lain, dan mencari solusi yang dapat diterima bersama.
Daftar Tantangan Refleksi
Soal Ke-1
Esai
+ 5 Poin Max
Apa perbedaan pendapat antara Dito dan Rafi saat membuat poster?
🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-2
Esai
+ 10 Poin Max
Mengapa Dito dan Rafi akhirnya dapat bekerja sama meskipun memiliki pendapat yang berbeda?
🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-3
PG Kompleks
+ 10 Poin Max
Berdasarkan bacaan, sikap yang dapat dilakukan ketika menghadapi perbedaan pendapat adalah...
🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.