Menyulap Sampah Dapur Menjadi Emas Hitam

LITERASI 04 August 2026
Menyulap Sampah Dapur Menjadi Emas Hitam
Setiap hari, kita pasti menghasilkan sampah, terutama sampah organik seperti sisa sayuran, kulit buah, dan nasi basi. Banyak orang langsung membuang sampah ini ke tempat sampah, padahal tumpukan sampah organik di tempat pembuangan akhir dapat menghasilkan gas metana yang sangat berbahaya bagi pemanasan global. Solusi sederhana yang bisa kita lakukan di rumah adalah dengan membuat kompos.

Pengomposan adalah proses pembusukan alami di mana mikroorganisme mengurai bahan organik menjadi pupuk yang kaya nutrisi untuk tanah. Caranya sangat mudah. Kita bisa menyiapkan tong atau wadah bekas berlubang di halaman. Masukkan sisa-sisa bahan dapur (sampah hijau) yang kaya nitrogen, lalu campurkan dengan daun kering atau kertas karton (sampah cokelat) yang kaya unsur karbon.

Penting untuk menjaga kelembapan kompos agar tidak terlalu kering atau basah. Jika terlalu basah, kita bisa menambahkan lebih banyak daun kering. Sesekali, aduk campuran tersebut agar udara bisa masuk, karena mikroorganisme membutuhkan oksigen untuk bekerja maksimal. Dalam waktu satu hingga tiga bulan, sampah yang tadinya berbau akan berubah menjadi tanah yang gembur, kehitaman, dan berbau segar seperti tanah setelah hujan.

Daftar Tantangan Refleksi

Soal Ke-1 Esai
+ 5 Poin Max

Sebutkan dua contoh sampah rumah tangga yang termasuk dalam kategori sampah organik!

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-2 Esai
+ 5 Poin Max

Gas berbahaya apa yang dapat dihasilkan dari tumpukan sampah organik di tempat pembuangan akhir?

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.
Soal Ke-3 PG Kompleks
+ 10 Poin Max

Manakah dari pernyataan di bawah ini yang merupakan ciri-ciri kompos yang sudah jadi (berhasil)? (Pilih Jawaban lebih dari 1)

🔒 Hanya akun Siswa yang aktif yang dapat mengisi tantangan ini.